Jalan Keluar dari Masalah

Setiap manusia yang hidup, pasti membawa masalahnya sendiri-sendiri. Hanya saja umumnya kita sering merasa paling susah sendiri, paling malang sedunia, ketika kita yang menemukan masalah. Udara yang segar terasa begitu menyesakkan, taman-taman yang hijau seolah hilang dari pandangan dan langit biru seolah menjadi abu, hilang keindahannya. Senyuman ramah dari oranglain seperti senyuman hambar dan ala kadarnya bagi kita. Tatapan orang-orang di jalan seperti menyudutkan, Ke manapun berjalan, terasa sempit dan sesak. Wah!

Di saat seperti ini, coba berhentilah sejenak, dan diamlah. Perhatikan orang-orang di sekitarmu untuk beberapa saat. Mamamu, papamu, adik atau kakak, nenek kakek, paman bibi, teman-teman terdekat, atau siapa saja. Apa kamu sering melupakan masalah apa yang mereka temui dalam kesehariannya? Mungkin mereka punya cara yang beragam dalam mengekspresikan bahwa mereka sedang punya masalah. Ada yang tenang, ada yang diam, ada yang menyendiri, ada yang cemberut, ada yang jadi banyak tertawa dan bercanda, ada pula yang membanting apa saja yang ada di dekatnya, Wah! Coba tengok, bagaimana cara mereka untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi, lalu apa yang terjadi. Bisakah kamu mengambil pelajaran dari keadaan mereka?

Ketika manusia diberi masalah, ini artinya ia masih dikaruniai dengan tantangan untuk dapat meningkatkan diri lagi dan lagi. Karena dengan atau tanpa sadar, ketika seseorang berhasil mengatasi masalah yang menghampirinya, maka peluangnya untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya pun terbuka. O, ya. Yang penting dari yang terpenting adalah, mintalah kepada Allah untuk membukakan kemudahan di setiap urusanmu. Mudah-mudahan segala yang kamu kerjakan bernilai pahala dan mengangkatmu ke derajat mulia di sisi-Nya.

Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,

Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Maka apabila kamu Telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,

Dan Hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap (Q.S. Al-Insyirah: 5-8)

link: http://irynfadila.blogspot.com/

Leave a Reply